Apakah " Fly Ash " itu ?
Tiga
mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menemukan
manfaat ampas batu bara atau yang lebih kenal sebagai "fly ash" untuk
menambah kekuatan beton.
Inovasi ini ditemukan oleh tiga mahasiswa ITS Jurusan Teknik Sipil yakni Tegar Juang Pambudi, Vicho Pebiandi, dan Rahmat Jatmikanto.
Menurut pemaparan Tegar, di Surabaya, Selasa, ia sebelumnya tidak mengira ampas batu bara yang biasa dijual Rp150 per kilogram jika dicampur dengan beton ternyata bisa menghasilkan beton bermutu tinggi.
"Dulu dosen saya pernah memberi tahu bahan-bahan yang dicampur pada semen agar lebih kuat dan hemat," katanya.
Dari bahan-bahan yang diberitahu dosennya dan melihat beberapa aturan terkait pembetonan, mereka menjatuhkan pilihan ke "fly ash". Alasannya bahan tersebut mudah didapat dan harganya murah.
Jawa Timur sendiri, kata dia, punya Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton dimana "fly ash" tersedia dengan melimpah. Bahkan Harga 1 kilogramnya hanya Rp150. "Jika membeli dalam jumlah banyak harga bisa jauh lebih murah," ujar mahasiswa asal Trenggalek ini.
Selain itu, "fly ash" juga memiliki keunggulan lain seperti bisa mencegah "crack" atau keretakan pada beton. "Fly ash" juga dapat menjadi bahan yang dapat mereduksi air sehingga dapat menambah tegangan kekuatan.
Namun, pencampuran ini tidak bisa dikerjakan secara sembarang. Sebab, jika penambahan "fly ash" terlalu banyak, mutu beton justru turun. "Pengikatan semennya berkurang, sehingga kualitas beton malah turun," katanya.
Untuk itu, mereka mencari takaran yang pas untuk penambahan "fly ash" ke dalam racikan beton. "Jadi, di sini kita hanya bermain takaran campuran, lalu dicari yang terbaik melalui perhitungan,? katanhya.
Untuk membuat beton biasa maka diperlukan campuran dari batu pecah atau agregat, pasir, semen, dan air. Mereka membuat resep beton baru dengan menambahkan "fly ash" dan "superplastiziser" (SP).
Banyaknya "fly ash" yang dicampurkan adalah 10 persen dari semen. Dari campuran tersebut, ia membuat 5 beton cor untuk di uji kekuatannya. "Target kami beton ini bisa mencapai 70 Mpa," katanya.
Dua beton di tes pada umur tiga hari. Hasilnya lumayan baik yaitu 49 Mpa. Karena beton itu diujikan pada umur 3, 7, 21 sampai 28 hari.
Semakin lama umurnya maka kekuatan beton itu semakin bertambah sehingga 49 Mpa pada hari ketiga bila dikonversikan ketika hari ke-28 maka hasil uji bisa mencapai sekitar 70 Mpa.
Selain dari kekuatannya, efesiensi biaya inovasi ini juga patut di acungi jempol Menurut perhitungan mereka, biaya yang dibutuhkan per meter kubik sekitar Rp800 ribu.
Beton ampas batu bara ini juga meraih Juara I "Indocement Concrete Competition Award" 2008 di Jakarta, November 2008.(*)
Inovasi ini ditemukan oleh tiga mahasiswa ITS Jurusan Teknik Sipil yakni Tegar Juang Pambudi, Vicho Pebiandi, dan Rahmat Jatmikanto.
Menurut pemaparan Tegar, di Surabaya, Selasa, ia sebelumnya tidak mengira ampas batu bara yang biasa dijual Rp150 per kilogram jika dicampur dengan beton ternyata bisa menghasilkan beton bermutu tinggi.
"Dulu dosen saya pernah memberi tahu bahan-bahan yang dicampur pada semen agar lebih kuat dan hemat," katanya.
Dari bahan-bahan yang diberitahu dosennya dan melihat beberapa aturan terkait pembetonan, mereka menjatuhkan pilihan ke "fly ash". Alasannya bahan tersebut mudah didapat dan harganya murah.
Jawa Timur sendiri, kata dia, punya Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton dimana "fly ash" tersedia dengan melimpah. Bahkan Harga 1 kilogramnya hanya Rp150. "Jika membeli dalam jumlah banyak harga bisa jauh lebih murah," ujar mahasiswa asal Trenggalek ini.
Selain itu, "fly ash" juga memiliki keunggulan lain seperti bisa mencegah "crack" atau keretakan pada beton. "Fly ash" juga dapat menjadi bahan yang dapat mereduksi air sehingga dapat menambah tegangan kekuatan.
Namun, pencampuran ini tidak bisa dikerjakan secara sembarang. Sebab, jika penambahan "fly ash" terlalu banyak, mutu beton justru turun. "Pengikatan semennya berkurang, sehingga kualitas beton malah turun," katanya.
Untuk itu, mereka mencari takaran yang pas untuk penambahan "fly ash" ke dalam racikan beton. "Jadi, di sini kita hanya bermain takaran campuran, lalu dicari yang terbaik melalui perhitungan,? katanhya.
Untuk membuat beton biasa maka diperlukan campuran dari batu pecah atau agregat, pasir, semen, dan air. Mereka membuat resep beton baru dengan menambahkan "fly ash" dan "superplastiziser" (SP).
Banyaknya "fly ash" yang dicampurkan adalah 10 persen dari semen. Dari campuran tersebut, ia membuat 5 beton cor untuk di uji kekuatannya. "Target kami beton ini bisa mencapai 70 Mpa," katanya.
Dua beton di tes pada umur tiga hari. Hasilnya lumayan baik yaitu 49 Mpa. Karena beton itu diujikan pada umur 3, 7, 21 sampai 28 hari.
Semakin lama umurnya maka kekuatan beton itu semakin bertambah sehingga 49 Mpa pada hari ketiga bila dikonversikan ketika hari ke-28 maka hasil uji bisa mencapai sekitar 70 Mpa.
Selain dari kekuatannya, efesiensi biaya inovasi ini juga patut di acungi jempol Menurut perhitungan mereka, biaya yang dibutuhkan per meter kubik sekitar Rp800 ribu.
Beton ampas batu bara ini juga meraih Juara I "Indocement Concrete Competition Award" 2008 di Jakarta, November 2008.(*)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011
COPYRIGHT © 2011
Sumber : menuju siteAdu jotos sopir Truk dengan Warga Lumajang
Lolosnya sejumlah truk besar yang tetap melintas di jalur Tempeh
dengan muatan pasir membuat warga geram. Tadi malam, Minggu (9/2) warga
akhirnya sempat cekcok mulut dengan pengemudi angkutan pasir ini. Warga
yang mencoba mengingatkan baik-baik bahwa pemerintah sudah melarang
masuknya angkutan truk besar untuk pasir, ternyata ditanggapi dengan adu
mulut oleh pengemudi truk tersebut.
Menurut sejumlah warga, pada awalnya pengemudi truk tersebut mengaku
bahwa muatannya bukan pasir, melainkan kayu. Namun setelah warga melihat
isinya ternyata pasir, maka wargapun mulai marah. Namun warga berusaha
mengingatkan baik-baik agar hal itu tidak diulangi. Namun kataa warga
diingatkan baik-baik, pengemudi tersebut justru ngomel, karenanya warga
yang marah kemudian melayangkan bogem mentahnya kearah pengemudi truk
tersebut.
Merasa kekuatan tidak seimbang, pengemudi tersebut kemudian melarikan
diri untuk menghindari amukan warga. Namun warga tetap berusaha
memanggil kembali pengemudi truk tersebut untuk meneruskan perjalannya.
"Dia lari mas, tapi kami juga tahu bahwa sopir ini hanya bekerja, maka
kami panggil kembali dan kami persilahkan untuk meneruskan perjalanan
dan membawa muatannya kearah tujuan semula. Tapi kami tetap mengingatkan
agar hal itu tidak diulangi lagi. Apalagi dia juga orang Lumajang yang
sudah tahu betul soal larangan ini," kata salah seorang warga Tempeh.
Sementara itu, Miki Habirullah, anggota DPRD dari Gerindra
menyayangkan lemahnya penegakan aturan oleh aparatur di Lumajang. Baik
polisi maupun Dinas Perhubungan seperti sengaja membiarkan lolosnya truk
pasir tersebut, walaupun larangan itu sudah merupakan kesepakatan
bersama.
"Saya justru khawatir kalau warga benar-benar marah kemudian
melakukan aksi anarkis. Nanti justru warga yang akan disalahkan dan
dihadapkan kepada masalah hukum. Menurut saya, seharusnya pemerintah
antisipativ terhadap masalah ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak
diinginkan," kata Miki Habirullah yang kami hubungi via ponselnya.Sumber : Warta Lumajang
Mantan Bupati Achmad Fauzi, Ajukan PK Atas Putusan Mahkamah Agung
Mantan Bupati Lumajang Drs. H. Achmad Fauzi yang diputus bersalah
oleh Mahkamah Agung akhirnya mengajukan Peninjuan Kembali atas perkara
yang dulu disidangkan di Pengadilan Negeri Lumajang. Di Pengadilan
Negeri Lumajang, perkara yang menyangkut KSO Pasir Galian C Kabupaten
Lumajang ini, mantan Bupati Lumajang dinyatakan bebas dan memutus
perkara ini sebagai perkara Perdata.
Namun jaksa yang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terhadap
putusan PN Lumajang ini, kemudian berakhir dengan putusan MA yang
memutus Mantan Bupati Lumajang dua periode ini bersalah divonis untuk
menjalani pidana kurungan sesuai dengan tuntutan jaksa, yakni lima tahun
penjara. Namun pengacara Achmad Fauzi, H. Syaiful Ma'arif SH, CN
menyatakan ada kejanggalan dalam putusan Mahkamah Agung tersebut.
Pasalnya, pihak Jaksa juga menyatakan kasasi terhadap perkara yang sama
dengan terdakwa Setiyadi Laksono Halim, pemilik PT. Mutiara Halim, dan
MA menolak permohonan banding tersebut.
"Saya kira hakim di Mahkamah Agung yang memutus perkara ini telah
khilaf dalam mengambil keputusan. Karena perkaranya sama dengan Setiyadi
Laksono Halim hanya persidangannya saja yang dipisahkan. Tapi kenapa
Mahkamah Agung menolak banding dari jaksa yang mengadili perkara ini
terhadap terdakwa Setiyadi Laksono Halim dan mengabulkan perkara Pak
Fauzi padahal pokok perkaranya sama. Ini kan ada disparitas namanya.
Dalam perkara yang sama tidak bisa ada dua keputusan yang berbeda. Ini
sangat tidak adil namanya," kata Syaiful Maarif kepada sejumlah wartawan
di Lumajang usai menghadiri persidangan di PN Lumajang, jumat (07/2)
hari ini.
Dalam sidang pertama dengan agenda pemeriksaan ini, mantan Bupati
Lumajang yang sudah berusia 74 tahun ini tidak bisa menghadiri
persidangan karena sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit di Malang.
Namun dalam persidangan berikutnya, menurut rencana mantan Bupati
Lumajang itu akan hadir di persidangan.
Menurut Syamsul Maarif, setiap warga negara sama kedudukannya didepan
hukum, dan sudah seharusnya mantan Bupati Lumajang Drs. H. Achmad Fauzi
juga dibebaskan dalam perkara ini karena sebenarnya ketiga tersangka
yakni Setiyadi Laksono Halim, dan Mantan Sekda Lumajang Endro Prapto
Ariyadi pokok perkaranya sama. Jika yang satu diputus bebas sementara
yang lain dihukum, maka menurut Syaiful Maarif sudah jelas ada kesalahan
dalam pengambilan keputusan hukum, terutama terhadap kliennya Drs. H.
Achmad Fauzi.
"Putusan ini sebagai sebagai bukti baru. Itu yang pertama, yang kedua
di PN Lumajang kan sudah jelas masalah ini adalah masalah perdata dan
klien kami dinyatakan bebas. Yang ketiga, Mahkamah Agung menolak banding
dari jaksa atas terdakwa Setiyadi Laksono Halim. Lalu kenapa punya Pak
Fauzi dikabulkan. Ini kan ada disparitas namanya. Perkaranya sama, pasal
yang dikenakan juga sama, tapi kenapa putusannya berbeda. Bahkan satu
hakim ada yang sama dalam persidangan perkara ini. Ini yang tadi kita
sampaikan di PN Lumajang," kata Syaiful Maarif lagi.
Syaiful Maarif juga membawa keterangan ahli hukum yang dengan jelas
mengatakan bahwa jika pokok perkara sama, pasal yang dituduhkan sama,
maka sudah seharusnya putusannya juga sama. Namun dalam perkara yang
menimpa mantan Bupati Lumajang Achmad Fauzi, justru ada dua putusan yang
berbeda. Sumber : Warta Lumajang
Pesan SBY untuk Lumajang
![]() |
| Pesan SBY untuk Lumajang |
Lumajang, - Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono menyampaikan tujuh pesan dalam pidatonya di Pendopo Kabupaten
Lumajang, Jawa Timur, Selasa malam, 30 Juli 2013. Berikut tujuh pesan yang
disampaikan SBY di hadapan ratusan warga Lumajang yang menghadiri acara buka
bersama yang disertai salat isya' dan tarawih berjamaah di pendopo Kabupaten
Lumajang.
Pertama, mari kita
menjadi muslimin dan muslimat yang baik. Sikap baik tutur kata baik dan
perilaku baik. Pendek kata baik. Baiknya seperti apa? Contolah Rasulullah,
teladan agung, pemimpin besar di dunia yang memberikan banyak tauladan yang
harus kita contoh.
Kedua, mari kita
jalankan ajaran Islam yang benar, sesuai dengan firman Allah, sesuai dengan
Sunnah Rasulullah. Jangan mengikuti ajaran-ajaran yang menyimpang dan tidak berdasarkan
Alquran dan Hadist.
Ketiga, sebagai umat
hamba Allah, marilah kita pandai menaburkan kasih sayang , rukun sama yang lain
dan toleran. Masyarakat indonesia adalah masyarakat yang majemuk, berbeda dalam
agama, berbeda dalam suku, berbeda dalam kedaerahan, berbeda dalam etnik, dan
mungkin juga berbeda dalam partai politik. Tetapi semua harus rukun, memiliki
toleransi yang tinggi sambil sekali lagi menaburkan kasih sayang, menjauhin
kekerasan, karena Islam yang mengajarkan keteduhan, kedamaian dan kasih sayang.
Keempat, lebih dalam
kapasitas kita bapak ibu sebagai warga negara Indonesia. Jadilah warga bangsa
yang baik. Sekarang kebebasan ada di mana-mana. Di era reformasi sekarang ini,
kebebasan dijamin oleh undang-undang dasar. Tetapi ingat, kebebasan itu tidak
boleh mengganggu kebebasan orang lain. Kebebasan teta pada batasnya. Kebebasan
disertai akhlak. Kebebasan dilaksanakan dengan cara-cara bermartabat.
"Negara kalau
hanya menuntut kebebasan yang disuarakan kebebasan, lantas tanggung jawabnya kurang,
tidak patuh pada aturan hukum, maka berbahaya. Negara kita akan kacau balau,
onar. Karena negara kita gaduh dan onar, kacau balau, keamanan tidak baik, kita
tidak bisa membangun ekonomi di Indonesia ini. Kalau ekonomi tidak bisa kita
bangun, kita tidak bisa meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, pangannya,
sandangnya, papannya, pendidikannya, kesehatannya, keamanannya, lingkungannya,
ketentramannya. Begitu mata rantainya.
Kelima, mari kita
ceritakan kebenaran, jangan suka memfitnah, fitnah itu lebih kejam daripada
atau dibandingkan dengan pembunuhan. Kalau kita yang bekerja siang dan malam,
ada hasil yang baik, katakanlah hasilnya baik. Kalau pemerintah meskipun sudah
berupaya sekuat tenaga masih ada yang belum baik dan belum berhasil, katakanlah
juga yang itu belum baik dan yang itu belum berhasil. Kalau itu yang
disampaikan kita, hidup ini tentram, kita pandai bersyukur. Ketika negaranya
berhasil. Coba lihat dunia sekarang ini, banyak mengalami masalah yang berat,
ekonomi eropa tergoncang, negara yang tadinya kuat rontok, pertumbuhannya
minus. Kita bersyukur negara baik banyak yang ekonominya susah. Bahkan ibu-ibu,
kalau kita lihat televisi, kita muslimin dan muslimat, di Syria, Irak,
Pakistan, Afghanistan sedang mendapat ujian dan cobaan, mereka tidak bisa
beribadah dengan baik seperti kita, berbuka puasa, sahur dan ibadah yang lain.
Bersyukur kita. Oleh karena itu, sekali lagi, marilah kita pandai berterima
asih, pandai menceritakan kebenaran, katakanlah kalau kurang untuk kita
perbaiki bersama.
Keenam, berhenti
mengeluh diganti dengan berikhtiar dan bekerja, bekerja dan bekerja. Kalau itu
yang dilakukan, Allah akan memberikan pertolongan, apa yang dicita-citakan akan
terwujud. Mengeluh 24 jam tidak mengubah keadaan. Orang yang mengeluh,
memfitnah semalaman tidak tidur, mungkin bingung menyalahkan siapa, memfitnah
siapa. Yang difitnah nyenyak tidurnya dan tidak meninggalkan ibadahnya.
Ketujuh, saya sebagai
umaro yang sedang mengemban tugas. Tahun depan akan mengakhiri tugas. Terima
kasih rakyat Indonesia. Kita tunggu presiden baru, kita dukung nanti, agar
negara kita makin maju. Sebelum dan mengakhiri masa jabatan saya tahun depan,
saya memohon bapak ibu sekalian rakyat Indonesia, untuk mendukung dan bersama
pemerintah memajukan negeri ini, meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, serta
mengatasi berbagai masalah yang datang dan pergi, tidak ada di dunia ini satu
negarapun yang tidak punya masalah. Selalu ada. Bangsa yang menerima keadaan
seraya mencari solusi, mencari jalan keluar pasti akan akan diberikan solusi
oleh Tuhan, untuk melangkah ke depan menuju hari esok yang lebih baik. Jadi,
pemerintah akan bekerja keras meskipun tahun depan ada pemilu. Kami akan
bekerja keras, tidak akan berhenti. Saya mohon dukungannya, kebersamaan supaya
makin kedepan makin baik.
SBY hari ini di Lumajang
Lumajang, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam waktu dekat akan
melakukan kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Lumajang. Dari informasi
yang disampaikan Protokoler Istana dan Pemprov Jatim kepada Pemkab
Lumajang, orang nomor satu di RI ini akan melakukan kunjungan selamaKepala Bagian Humas Pemkab Lumajang Drs Eddy Hozainy, Jumat (26/7/2013), mengatakan SBY akan melakukan kunjungan kerja ke Kota Pisang ini pada 30-31 Juli mendatang.
"Kunjungan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Presiden RI ke berbagai daerah di Jawa Timur. Namun Kabupaten Lumajang mendapatkan kehormatan, karena Presiden SBY yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono akan melakukan kunjungan selama 2 hari dan menyempatkan untuk bermalam bersama rombongan," katanya.
Eddy mengungkapkan SBY akan meninjau kebun pisang mas kirana di Kecamatan Senduro, kawasan lereng Gunung Semeru. Diketahui, produk kebun ratusan hektare itu telah merambah pasar Eropa. "Presiden juga akan melihat langsung pengolahan keripik pisang di sana," urainya.
Untuk memantapkan persiapan kunjungan SBY, Pemkab Lumajang menggelar rapat koordinasi sore ini. Rapat ini dihadiri tim dari protokoler kepresidenan dan Pemprov Jatim. Selain itu juga akan melibatkan pengamanan.
Eddy menjelaskan, kunjungan presiden merupakan momentum yang langka. Untuk itu, pihaknya akan memanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan potensi yang dimiliki Lumajang.
"Harapannya, potensi yang saat ini menjadi perhatian khusus Bupati Sjahrazad Masdar dan Wakil Bupati H As’at Malik, seperti pertanian, hortikultura dan lainnya, bisa disampaikan kepada Presiden. Ini merupakan bentuk sumbangsih Kabupaten Lumajang untuk menopang perekonomian nasional," pungkas Eddy.







