submitt

Slide 1 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 2 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 3 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 4 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 5 Title Here

Your Description Here..................................

Showing posts with label SA'AT. Show all posts
Showing posts with label SA'AT. Show all posts

Pengantin Bom Senduro, Lumajang

11:54 PM | , , , , , , ,

Setelah terungkap pelaku pengantin bom diri Mapolres Poso adalah Zainul Arifin (33) warga Dusun Semangu, Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Kini, rumah pelaku yang berukuran 3x3 meter berwarna biru terletak di Jalan Pendidikan Blimbing Lamongan sangat tertutup.

Hanya warga tertentu, misalnya sanak saudaranya yang masih bisa berkomunikasi dengan keluarga Zainul Arifin.

Semula sebelum Mabes Polri menyatakan bahwa pelaku bom diri Mapolres Poso adalah warga Lamongan. Ibu kandung Zainul Arifin, Zumaroh (60) masih sempat berkomunikasi dengan tetangganya.

Bahkan, ibu 6 anak itu (Zainul Arifin anak ke 4) tidak yakin anaknya melakukan tindakan bom bunuh diri.

Menurut penuturan Mulikah (33) tetangga pelaku yang sekaligus teman satu sekolah Zainul Arifin di SMP Negeri Paciran, tidak menyangka kalau Zainul dinyatakan menjadi pelaku bom diri.

"Setahu saya Zainul Arifin itu orangnya baik dan pendiam serta tidak neko-neko," ujarnya kepada beritajatim.com, Rabu (19/06/2013).

Zainul Arifin selepas dari SMP Negeri Paciran terpaksa tidak melanjutkan ke tingkat SMA. Setelah itu, bekerja menjadi nelayan dan pernah merantau ke Malaysia menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Namun, Zainul tidak lama bekerja disana.
Malahan anak keempat dari pasangan M.Natsir almarhum dengan Zumaroh itu kembali ke kampung halamannya.

Setelah tinggal bersama keluarganya, Zainul bekerja menjual kopi keliling di tempat pelelangan ikan (TPI) Paciran Lamongan. Lama bekerja menjadi penjual kopi keliling. Zainul akhirnya mempersunting Fatimah warga asal Mojokerto.

Dari perkenalan dengan Fatimah itu, tingkah laku Zainul Arifin mulai berbeda. Bahkan, saat sholat pun tidak mau bergabung dengan jamaah lain yang bukan sealiran. "Sejak kembali ke rumahnya dari Malaysia dia Zainul malah pendiam dan jarang berteman di kampung selain dengan jamaahnya yang mengenakan cadar bagi putri," tutur Mulikah.

Dari 6 saudaranya, Zainul Arifin merupakan anak keempat. Sedangkan anak pertama pasangan M.Natsir dan Zumaroh itu adalaha Udin, Wiwik, Aziz, Zaenul Arifin, dan Aan Retno, dan terakhir Wawan.

Dari keenam saudaranya itu, Aan Retno nampaknya mengikuti jejak kakaknya. Kesehariannya menggunakan cadar dan hanya berkumpul dengan jamaahnya.
Selain itu, adik Zainul itu juga tertutup sekalipun dengan tetangganya sendiri.

Kondisi ini berbalik 360 derajat saat Zainul selepas dari SMP. Dimana pada waktu itu, mudah bergaul meskipun lebih banyak diam.

Terlebih lagi dengan cewek. Maklum, saat duduk dibangku SMP mudah gampang minder saat bertatap muka dengan cewek.

Kini, setelah ditetapkan Mabes Polri sebagai aktor bom bunuh diri Mapolres Poso. Istri Zainul Arifin, Fatimah tengah mengandung 7 bulan. Tetapi, sejak peristiwa itu menimpa suaminya Fatimah malah dipulangkan ke orang tuanya di Mojokerto.

Empat hari lalu, sejak tim Mabes Polri datang ke ibu kandungnya Zumaroh untuk melakukan tes DNA. Ibu yang menginjak usia senja itu sempat berseloroh 'Sopo Ngerti Duduk Anakku' (siapa tahu bukan anak saya).

Tapi, setelah menyakinkan bahwa Zainul Arifin anak kandungnya berdasarkan hasil tes DNA. Zumaroh terlihat shok dan terpukul sekali.

Saat ini, Zumaroh hanya berharap jenazah anaknya Zainul Arifin bisa dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dimakamkan di Dusun Watupokak, Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan.
Read More

Kampaye SA'AT Lumajang

11:11 PM | , , , , , , , ,

Pasangan calon bupati - wakil bupati Lumajanga Sjahrazad Masdar - As'at (SAAT) melakukan kampanye akbar di Lapangan GOR Wira Bhakti Lumajang, Kamis (23/5/2013). Kampanye akbar ini menandai kampanye dalam rapat terbuka yang dimiliki oleh pasangan itu.

Setiap pasangan calon bupati dan wakil bupati Lumajang mendapat tiga kali kampanye dalam bentuk rapat terbuka. Kali ini giliran pasangan SAAT melakukan rapat terbuka setelah sebelumnya pasangan Ali Mudhori - Samsul Hadi juga melakukan kampanye akbar di tempat yang sama.
Pasangan SAAT dihadiri juru kampanye Taufik Hidayat, caleg DPR RI PAN daerah pemilihan Jember - Lumajang. Kampanye itu dihadiri ribuan simaptisan pasangan itu.

Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan SAAT Faisol Salim mengatakan, pasangan SAAT menggunakan jatah kampanye terbuka yang diberikan oleh KPU.

"Tiga kali kesempatan kami pakai semua, lainnya bentuk dialog dengan sejumlah elemen," ujar Salim.

Kampanye dalam bentuk rapat terbuka tim ini dilakukan di Lapangan Ranupakis Kecamatan Klakah, lalu di Lapangan Panggung Lombok Kecamatan Candipuro dan terakhir di Lapangan GOR Wira Bhakti.

Kampanye tatap muka di hari terakhir dilakukan oleh pasangan Agus Wicaksono - M Adnan Syarif, Jumat (24/5/2013).

Sementara pasangan Indah Pakarti - Abdul Kafi (Indah-Kafi) menggelar kampanye terbuka dalam bentuk berkeliling membawa badut dan pengeras
suara, Selasa (21/5/2013). Tim pemenangan pasangan itu melakukan kampanye keliling di sejumlah kecamatan di Lumajang.

Pilkada Lumajang digelar Rabu (29/5/2013). Ada empat pasangan bertanding yakni pasangan incumbent Sjahrazad Masdar - As'at (SAAT), Agus Wicaksono - M Adnan Syarif (A-Rif), Ali Mudhori - Samsul Hadi (ASA) dan Indah Pakarti - Abdul Kafi (Indah-Kafi). SumbersukoNews/ari

Read More

Janji Calon Bupati Lumajang 2013

5:26 PM | , ,

DR H Sjahrazad Masdar, MA dan Drs H As’at Malik pasangan incumbent yang akan maju kembali dalam Pilkada 29 Mei mendatang, menonjolkan 9 Program Pro Rakyat sebagai visi dan misi yang akan diusung guna menjaring dukungan masyarakat Lumajang pada kepemimpinan 5 tahun mendatang.

Ke-9 Program Utama yang ditonjolkan pasangan SA’AT (Sjahrazad-As’at) yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lumajang ini diharapkan bisa melenggangkan jalan keduanya untuk meraih tampuk kepemimpinan di Kota Pisang periode kedua kalinya.

"9 Program Utama kami, pasangan SA’AT ini, merupakan program akselerasi yang merupakan kelanjutan dari program-program kami selama 5 tahun memimpin di Kabupaten Lumajang ini. Program-Program ini kami susun secara cermat sesuai keinginan dan harapan dari masyarakat Lumajang selama turun menemui mereka di berbagai tempat,” kata DR H Sjahrazad Masdar, MA kepada Sentral FM, Senin (4/2/2013) malam.

Lebih-lanjut pejabat yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Lumajang ini mengungkapkan, program-program itu diantaranya pemberian bantuan honor bagi guru Non NIP, Guru PAUD, SD dan MI dari Rp. 100 ribu menjadi Rp. 300 ribu,” paparnya.

Selain itu, bantuan honor pesusuh SD, SMP, SMA/SMK akan dianggarkan Rp. 200 ribu perbulan. Program lainnya adalah melanjutkan Program Satu Desa Satu Ambulan yang ditargetkan tuntas di 205 Desa.

“Meski, selama ini baru 58 Ambulan Desa saya yang terselesaikan. Namun, semuanya akan kami selesaikan dalam priode kedua kepemimpinan kami 5 tahun ke depan. Karena, program ini merupakan program spektakuler kami berdua Pak As’at Malik yang banyak mendapatkan dukungan masyarakat,” bebernya.

Dalam bidang pelayanan kesehatan, DR H Sjahrazad Masdar, MA juga akan menggratiskan rawat inap untuk warga lansia (lanjut usia, red) di seluruh Puskesmas. Dan, terhitung sejak 1 Januari 2014, masyarakat Lumajang akan diasuransikan kesehatannya baik yang kaya maupun miskin.

“Masyarakat akan mendapatkan pelayanan gratis terhadap kesehatannya di rumah sakit. Bagaimana caranya, tunggu saja. Karena saat ini pemerintah sedang menyusun. Sebagai tahap awal, warga lansia dulu yang akan kami gratiskan perawatan kesehatannya di Puskesmas,” ujarnya.

Sjahrazad Masdar mengaku, selama ini ia telah bekerja keras untuk menekan, bagaimana penyakit tidak menyerang masyarakat Lumajang. Baik melalui program PHBS (POla Hidup Bersih dan Sehat), ODF (Open Defecation Free) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan serta berbagai program kesehatan lainnya.

“Selama saya jadi Bupati Lumajang, hanya Kecamatan Padang, Kedungjajang, Klakah, Pronojiwo yang baru bebas ODF. Itu pun setengah mati. Padahal, target saya semua Kecamatan harus bebas ODF,” jelasnya.

Pemantapan Program Gerbang Mas Siaga juga menjadi Program lanjutan yang mendapatkan fokus perhatian tersendiri dari pasangan incumbent ini. Termasuk, pengalokasian anggaran untuk pengadaan Ambulan Ponkestren yang memiliki klinik, seluruh Puskesmas akan diwajibkan memiliki ruang rawat inap.

“Karena saat ini tidak semua Puskesmas memiliki rawat inap. Kami inginmembuat puskesmas yang memiliki rawat inap,” bebernya. Pemeriksaan haji juga akan digratiskan, dari yang sebelumnya dikenakan biaya pemeriksaan sebesar Rp. 168 ribu bagi setiap Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Pisang ini.

“Selain itu, kami akan mengangarkan uang duka bagi warga miskin yang meninggal sebesar Rp. 1 juta. Terutama, bagi warga miskin yang sudah terdata di BPS (Badan Pusat Statistik) yang dilengkapi pengajuan dari RT/RW dan Desa. Dana itu nantinya akan langsung dicairkan dari kas daerah ke pihak keluarga,” jlentrehnya.

Dalam bidang pertanian, pasangan SA’AT juga akan memberikan subsidi bagi para petani untuk menggunakan pupuk organic. Dimana, selama ini kebiasaan petani yang menggunakan pupuk kimia berlebihan, dinilai cenderung merusak kesuburan tanah.

“Agar petani tidak susah memperoleh pupuk, maka kita akan memberikan subsidi APBD terhadap pupuk organik. Tujuannya, petani kita lebih mencintai pupuk organik. Agar mereka sadar bagaimana pentingnya pupuk organik. Sebab, kalau mempergunakan pupuk kimia terus, tanah akan rusak,” jelasnya seraya menyampaikan bahwa setiap Desa juga akan dibangun lumbung pangan untuk ketahnan pangan di Desa masing-masing.

Masalah reformasi birokrasi dengan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas SDM akan terus dilanjutkan. Sasarannya adalah memperbaiki SDM RT/RW sebagai bagian dari aparatur pemerintahan Desa.

“Kami menyadari sepenuhnya pentingnya RT/RW di pemerintahan. Kami menjadikan RT/RW dan peningkatan kualitas SDM-nya dengan memberikan kemampuan dasar-dasar ilmu pemerintahan bagi mereka. Saya juga menjanjikan untuk menaikkan honornya menjadi Rp. 150 ribu perbulan,” jlentreh DR H Sjahrazad Masdar, MA.

Dalam kesempatan yang sama, Drs H As’at Malik, Mag menambahkan, dalam bidang pelestarian cagar budaya, ia berkomitmen untuk membangun wisata edukasi cagar budaya, terutama di Situs Biting dan membangun Museum Lumajang yang semuanya satu paket dengan pengajuan Raperda Cagar Budaya.

Demikian pula untuk sektor pariwisata, yang menurut pengasuh Ponpes Al Maliki di Kecamatan Sukodono ini, akan terus dikembangkan karena menjadi slaah-satu daya tarik dan target optimalisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah).

Sedangkan untuk sektor infratruktur, akan dilakukan perbaikan bertahap sampai semua akses jalan benar-benar layak untuk mendukung sektor transportasi dan peningkatan perekonomian masyarakat. Dimana, akses jalan di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang sepanjang 1.151,985 kilometer, masih tersisa 185,481 kilometer yang belum diperbaiki.

“Kami yakin, semuanya akan bisa diperbaiki sesuai keinginan dan harapan masyarakat. Kami juga akan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat dengan menaikkan honor guru ngaji dari Rp. 600 ribu menjadi Rp. 900 ribu tahun ini. Sambungan listrik bagi wilayah yang belum terakses, akan diupayakan untuk segera dituntaskan secepatnya,” bebernya.

Untuk bidang pemberdayaan masyarakat, pasangan SA’AT juga akan memberikan pelatihan dan bantuan permodalan kepada sektor UMKM dan sektor usaha lemah. Tujuannya, agar bisa meningkatkan kesejahteraannya. Dimana, sektor UMKM merupakan penopang utama perekonomian daerah.

“Pengembangan dari sektor UMKM yang menjadi perhatian kami saat ini, adalah untuk mewujudkan setiap Kecamatan harus memiliki Sentra Batik Lumajangan. Sebab, sektor kerajinan batik Lumajangan ini sudah menggeliat dan diterima pasar diluar daerah dan bahkansampai ke luar negeri, seperti Malaysia,” demikian pungkas Drs H As’at Malik, Mag.


Read More

Caleg PKPI Tak Capai Angka Maksimal

11:53 AM | , , , , , ,

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyerahkan daftar calon legislatif sementara ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin 22 April 2013. Penyerahan DCS ini langsung dilakukan oleh Ketua Umum PKPI Sutiyoso dan didampingi oleh anggota Poros PKPI.

Dari 560 caleg yang ditentukan oleh Undang-Undang, PKPI hanya menyerahkan 511 orang. Diantaranya, 326 caleg laki-laki, dan 185 perempuan.

Sutiyoso mengatakan, partainya hanya menyerahkan 511 orang saja, karena memiliki waktu yang sedikit untuk melakukan penyeleksian.

"Kami sudah kehilangan 50 hari, sehingga kami hanya siapkan kurang dari 1 bulan," kata Sutiyoso di kantor KPU, Senin 22 April 2013.

Namun, kata dia, partainya akan melengkapi pada saat perbaikan termasuk melengkapi di dapil-dapil. "Tekat kami para caleg harus berkualitas, dalam arti dia cukup pendidikan, mapan hidupnya dan punya kometmen yang kuat," ujar dia.

Selain itu, kata Sutiyoso, calon anggota legislatif itu juga ada yang berasal dari poros PKPI. Tiga belas parpol yang berkoalisi dengan PKPI dengan nama Poros PKPI adalah Partai Serikat Indonesia (PSI), Partai Karya Republik (Pakar), Partai Persatuan Nahdatul Ulama Indonesia (PPNUI), Partai Nasional Republik (Nasrep), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Buruh, Partai Republik, Partai Kedaulatan, Partai Merdeka, Partai Nasional Indonesia (PNI), dan Partai Barisan Nasional (Barnas).

"Terutama yang sudah punya konstituen. Tidak semua parpol bisa kita akomodir, kami punya kader sendiri yang selama ini berdarah-darah memperjuangkan," ujar dia.

Sementara, ujar dia, PKPI menargetkan partainya lolos parlementary threshold. "Target saya realistis saja minimal lolos PT, maksimalnya yang nanti bisa dibaca dari survei, tapi kita akan berjuang dari PT," ujar dia.
Read More

Semoga PILKADA Lumajang berlangsung aman,..

10:20 AM | , , , , , , , , , , ,

SumbersukoNews. Siklus lima tahunan Pemilukada Kabupaten Lumajang 29 Mei 2013 tinggal menghitung hari. Namun, berbagai persoalan selalu muncul ketika perhelatan pesta rakyat Lumajang ini akan digelar. Baik secara langsung maupun tidak langsung,diantaranya, biaya penyelengaraan dan persaingan tajam ditinggkat grasroot yang sampai saat ini rentan terjadinya konflik horizontal. Diharapkan, pemerintah Kabupaten Lumajang dan aparat keamanan harus berupaya menjadikan pelaksanaan Pemilukada Lumajang berlangsung bersih,aman,damai dan jauh dari konflik.  

Jujur harus diakui, hingar bingarnya Pemilukada kabupaten lumajang memang tidak seramai dengan kabupaten lain. Dan hal itu merupakan hal yang wajar, karena dalam hal ini ada perbedaan dengan daerah lain,seperti jumlah penduduk, tingkat partisipasi dan jumlah calon yang muncul. 

Jelas sekali Pemilukada kabupaten Lumajang gaungnya tidak akan sebesar kabupaten tetangga , seperti Jember Dan Probolinggo. Dan kalau boleh kita berkata jujur, membandingkan Pemilukada Lumajang dengan dua kaupaten tetangga dalam percaturan politik, tentunya tidak seimbang.apalagi banyak faktor yang membuat situasi pemilkuda lumajang itu terjadi. Dan tidak bisa dipungkiri jika suhu poltik di kabupaten Lumajang ini sesungguhnya sangat tajam.  Dikarenakan, dalam sejarahnya dalam tahun ini Lumajang terjadi konflik besar yang tidak lepas dari peran elit politik. Ditambah lagi ego penguasa. Pemilukada yang menghimpun banyak orang dan rawan akan gesekan yang diyakini bisa berdampak terjadinya konflik. 

Sekarang ini banyak isu yang dikembangkan berkaitan dengan jelang Pemilukada Lumajang 29 Mei 2013.Salah satunya isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).apalagi budaya masyarakat lumajang adalah suku campuran jawa-madura atau dengan kata lain (Pendalungan) dikuatkan lagi dengan beragamnya etnis, suku dan agama yang dimungkinkan akan terjadi konflik horizontal. Berkaitan dengan hal itu, Pemilukada kabupaten lumajang tidak lepas adanya konflik sosial.Seperti, semakin meruncingnya empat pasangan calon yang ada di Kabupaten Lumajang. Dimana empat pasangan calon Bupati dan wakil bupati ini merupakan kumpulan dari beragamnya etnis masyarakat yang sudah terwakili.  

Apalagi, pasca ditetapkan empat pasangan calon, sebagai calon cabup dan cawabub oleh KPUD Lumajang, tidak menutup kemungkinan akan terjadi gesekan antar pendukung yang mewakili etnis masing-masing, meski gesekan itu tidak terjadi secara terbuka. Karena masyarakat Lumajang sekarang ini masih mampu menahan diri meski banyak provokasi yang sampai saat ini dengan sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Potensi terjadinya konflik pemilukada di kabupaten Lumajang dimungkinkan akan terjadi,ketika empat pasangan calon Bupati dan wakil bupati ini pada kampanye terbuka. Prediksinya, siklus 5 tahunan sekarang ini akan menimbulkan konflik antar etnis di masyarakat kabupaten Lumajang. Dan pemicunya beraneka ragam,dan tidak menutup kemungkinan, pemilukada Lumajang akan membangkitkan adanya sentimen pribadi,etnis dan golongan, yang pada akhirnya akan terjadi konflik. 

Oleh karena itu,banyak harapan masyarakat Lumajang agar dalam gelaran kampanye Pemilukada tidak terjadi konflik antar pendukung yang mengakibatkan kelangsungan proses demokrasi diLumajang. Karenanya, diharapkan pemerintah,aparat kemananan, KPUD lumajang dan semua lapisan masyarakat Lumajang harus bisa mengambil sikap dalam penyelenggaraan Pemilukada lumajang. Konflik terbuka bisa saja terjadi apabila masing-masing pihak yang berkepentingan mencoba menyulut api dan mengobarkan rasa kebencian. 
Dan sudah waktunya,sikap toleransi dalam Pemilkuda hukumnya wajib diciptakan,agar mampu menjaga keharmonisan dimasyarakat, Manakala hal itu tercipta,besar kemungkinan kabupaten Lumajang yang kita cintai ini akan kondusif, damai dan jauh dari konflik. Yang terpenting,masyarakatnya bisa hidup rukun dan damai. Amin

Read More

Janji Pasangan A-RIf di Pilkada Lumajang 2013

9:47 AM | , , , , , , , , , ,

Lumajang Hari ini. Untuk perluasan pembangunan di bidang perekonomian agar tidak terpusat di Kota Lumajang, Cabup/Cawabup, Agus Wicaksono-KH. Adnan Syarif berjanji bakal mengoperasionalkan Jalan Lintas Timur (JLT) untuk angkutan umum.

Agus Wicaksono mengatakan, Jalan Lintas Timur yang memakan dana Rp 100 miliar lebih itu, hingga saat ini masih belum bisa dioperasionalkan secara maksimal untuk angkutan umum. Padahal, JLT adalah mega proyek untuk pembangunan di bidang perekonomian sebagai penunjang transportasi di masa Bupati Achmad Fauzi.

"Kalau JLT diefektifkan untuk angkutan umum, perekonomian masyarakat timur Lumajang bisa meningkat," ujar Ketua DPC PDI Perjuangan setempat, Senin (22/4/2013).

Menurutnya, JLT yang berada di timur Kota Lumajang masih belum resmi untuk Bus, MPU dan kendaraan umum lainya. Sehingga, JLT belum digunakan maksimal sebagai memacu perekonomian masyarakat. "Jadi untuk pengembangan JLT akan disesuaikan dengan RT/RW dan RPJMD Kabupaten," papar mantan Ketua DPRD Lumajang.

Dampak yang akan terasakan bila JLT dibuka untuk angkutan umum, tumbuh perekonomian, toko-toko tumbuh wisata kuliner, pertanian dan wisata alam lainya. Selain itu, akan memancing investor pertanian untuk datang. "Di sana bisa dibangun hotel, restoran dan hiburan," jelasnya.

Pasangan A-RIF akan terus melakukan sejumlah program dengan mengandalkan potensi lokal. Sehingga, kemandirian masyarakat Lumajang untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Ari/is
Read More

Calon Pasangan Bupati Lumajang 2013

9:51 PM | , , , , , , , ,

Pemilukada Lumajang tinggal sekitar 40 hari lagi, konteslasi politik di level grasst root terus  menusuk ke relung hati nurani pemilih rasional dan irasional. Bahkan, perang opini publik sudah digencarkan oleh pendukung, simpatisan dan tim sukses ke 4 pasangan cabup/cawabup :

1.    Sjharazad Masdar-As'at Malik
2.    Agus Wicaksono-KH.Adnan Syarif
3.    Ali Mudhori-Samsul Hadi
4.    Indah Pakarti-Abdul Kafi.

Pilkada langsung dikenal oleh masyarakat Lumajang pada tahun 2008 lalu untuk memilih bupati dan wakil bupatinya. Sjharazad Masdar bersama As'at Malik berhasil mengunguli, 3`paslon lainya, Umar Basor-Edi Suwarno, Nur Ha

Namun, dari sejumlah program yang dinilai bisa mendongkark suara SA'AT, adanya pemutusan KSO pemkab Lumajang dengan PT.MUTIARA HALIM. Pasalnya, aliran keuntungan dari pasir semeru mengalir pada kelompok-kelompok tertentu. Selain itu, kemenangan SA'AT, dikarenakan Sjharazad Madar dan As'at Malik bagi masyarakat bawah dikenal orang baru dan belum memiliki dosa politik. Akhirnya, SA'AT bisa melenggang dengan santai meraup suara 42 persen.

Pemilukada 2013 yang sebentar lagi digelar dan kini mulai akan masuk ke ranah Kampanye, 4 cabup/cawabup yakni Sjharazad Masdar-As'at Malik (SA'AT), Agus Wicaksono-KH.Adnan Syarif (A-RIF), Ali Mudhori-Samsul Hadi (ASA)dan Indah Pakarti-Abdul Kafi (Indah-Kafi) mulai melakukan pendekatan pada calon pemilihnya. Dari 4 paslon, hanya ada dua cabup/cawabup  yang sudah siap dalam visi misinya bila terpilih menjadi bupati dan wakil bupati.

Visi misi yang paling mengena dimasyarakat, insyallah akan dipilih oleh pemilih yang datang ke TPS. Visi Misi merupakan bagian dari bagaimana kemampuan cabup/cawabup untuk membangun Lumajang. Dari dua paslon ini ada kemiripan motto "Menuju Masyarakat Lumajang Sejahtera dan Bermartabat", dengan jargon itu siapakah yang akan menjadi pemenangnya dengan mengikat hati pemilih.

Sementara ASA dan Indah-Kafi untuk visi misi masih malu-malu kucing untuk dipublikasikan. Hal ini akan melemahkan daya tawar pada pemilih rasional dan irasional. Indah-Kafi menyampaikan visi misinya ada dihati masyarakat Lumajag dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan ASA masih belum diketahui oleh publik, mereka hanya menjual akan melakukan sejumlah perubahan pada pembangunan di Lumajang.

Visi Misi 4 paslon Cabup/Cawabup akan menjadi senjata ampuh untuk menyakinkan masyarakat pemilih. Namun, bila hanya janji saja masyarakat Lumajang masih mempertanyakan kinerjanya bila terpilih nanti.
 
Bagi 4 paslon cabup/cawabup perlu diketahui, pemilih atau masyarakat Lumajang lebih senang coba-coba mencari pemimpin. Bahkan kecenderungan suka akan hal yang baru atau tidak memiliki cacat politik di tanah airnya. Perlu diketahui, tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi bila program pemerintah memiliki tujuan yang bagus bagi dirinya dan lingkungan. 

Pemilih Lumajang bisa dikelompokan, NU, Muhammadiyah, Abangan, Birokrat dan Profesional. dari sekian banyak pemilih, NU dan Abangan terbanyak, NU sudah diketahui dan abangan ke PDIP dan partai sempalan gerindra. NU dan Abangan akan diincar oleh 4 paslon untuk mendapatkan hatinya.

Awas....sikap pemilih yang suka coba-coba ini, sulit diprediksi apalagi dengan kemajuan teknologi komunikasi dan media massa serta media sosial. Siapa yang mencoba-coba dari 4`paslon akan mendapat tempat dipemilih dan menjadi pemenang. Pilkada bukan hitung-hitungan seperti mata pelajaran matematika, siapa yang berani dekati pemilih coba-coba dengan visi misi tepat akan menjadi pemenang bukan pecundang.
san-Hartono, Ali Mudhori-Herman Afandi. Banyak orang menilai kemenangan dari Sjahrazada Masdar-As'at Malik (SA'AT), berkat program yang dijanjikan sangat berpihak pada masyarakat, seperti menutup bisnis pasir besi Pemkab dengan PT. Mutiara Halim, Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis, Ambulance Desa dan bantuan pada petani.
Read More

Pemilukada Lumajang

7:47 AM | , , , , , , , , , ,

Sumbersuko News.com - Untuk mewujudkan pelaksanaan kampanye yang mematuhi aturan berlalu lintas dan ketertiban umum lainnya hari ini, Kamis (18/4), Polres Lumajang mengundang seluruh Tim Sukses (TS) Cabup/cawabup Kabupaten Lumajang untuk membuat nota kesepahaman pelaksanaan kampanye dalam  tertib berlalu lintas.
Hadir dalam acara tersebut seluruh tim sukses Cabup/Cawabup Lumajang untuk menandatangani nota kesepahaman ini. Mereka adalah Ketua Ketua TS SA'AT, TS A-Rif, Solikin SH, , H. Torik Alkatiri, Ketua TS ASA, Abdul Rahman SH, dan Fatoni SH, Ketua TS Indah-Kafi.
Selain para ketua TS hadir juga, cawabup KH. Adnan Syarif, As,at Malik, Gus Kafi, sedangkan dari pasangan Ali Mudhori-Samsul Hadi, keduanya sama-sama hadir dalam acara ini.
Kapolres Lumajang AKBP Susanto SH, kepada sejumlah wartawan mengatakan penandatangan nota kesepahaman ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keamanan, kelancaran dan ketertiban berlalu lintas selama berlangsungnya masa kampanye untuk Pilkada Lumajang yang akan berlangsung 29 mei mendatang.
"Harapannya seluruh tahapan Pemilukada Lumajang berjalan lancar, kondusif, sesuai dengan jadwal dan mendapatkan hasil yang terbaik dari Pilkada ini," kata AKBP Susanto, usai acara ini.
Polres Lumajang memang cukup antisipatif dalam mengamankan proses Pilkada di Lumajang. Berbagai langkah koordinasi terus dilakukan, bahkan belum lama ini Kapolres Lumajang bersama seluruh pajabat di lingkungan Polres Lumajang mengadakan kunjungan kepada seluruh pasangan calon dengan tujuan terciptanya Pilkada yang aman dan kondisif.
Acara kunjungan kepada seluruh pasangan cabup/cawabup ini dikemas dalam acara silaturahmi dengan seluruh pasangan calon termasuk dengan tim suksesnya. Langkah yang sama juga dilakukan Polres Lumajang dengan menggelar pengamanan kantor KPU, terlebih pada saat penetapan pasangan cabup-cawabup Lumajang beberapa waktu lalu.
Read More