submitt

Slide 1 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 2 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 3 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 4 Title Here

Your Description Here..................................

Slide 5 Title Here

Your Description Here..................................

Showing posts with label Lumajang Hari ini. Show all posts
Showing posts with label Lumajang Hari ini. Show all posts

Apakah " Fly Ash " itu ?

10:56 AM | , , , , , ,

Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menemukan manfaat ampas batu bara atau yang lebih kenal sebagai "fly ash" untuk menambah kekuatan beton.

Inovasi ini ditemukan oleh tiga mahasiswa ITS Jurusan Teknik Sipil yakni Tegar Juang Pambudi, Vicho Pebiandi, dan Rahmat Jatmikanto.

Menurut pemaparan Tegar, di Surabaya, Selasa, ia sebelumnya tidak mengira ampas batu bara yang biasa dijual Rp150 per kilogram jika dicampur dengan beton ternyata bisa menghasilkan beton bermutu tinggi.

"Dulu dosen saya pernah memberi tahu bahan-bahan yang dicampur pada semen agar lebih kuat dan hemat," katanya.

Dari bahan-bahan yang diberitahu dosennya dan melihat beberapa aturan terkait pembetonan, mereka menjatuhkan pilihan ke "fly ash". Alasannya bahan tersebut mudah didapat dan harganya murah.

Jawa Timur sendiri, kata dia, punya Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton dimana "fly ash" tersedia dengan melimpah. Bahkan Harga 1 kilogramnya hanya Rp150. "Jika membeli dalam jumlah banyak harga bisa jauh lebih murah," ujar mahasiswa asal Trenggalek ini.

Selain itu, "fly ash" juga memiliki keunggulan lain seperti bisa mencegah "crack" atau keretakan pada beton. "Fly ash" juga dapat menjadi bahan yang dapat mereduksi air sehingga dapat menambah tegangan kekuatan.

Namun, pencampuran ini tidak bisa dikerjakan secara sembarang. Sebab, jika penambahan "fly ash" terlalu banyak, mutu beton justru turun. "Pengikatan semennya berkurang, sehingga kualitas beton malah turun," katanya.

Untuk itu, mereka mencari takaran yang pas untuk penambahan "fly ash" ke dalam racikan beton. "Jadi, di sini kita hanya bermain takaran campuran, lalu dicari yang terbaik melalui perhitungan,? katanhya.

Untuk membuat beton biasa maka diperlukan campuran dari batu pecah atau agregat, pasir, semen, dan air. Mereka membuat resep beton baru dengan menambahkan "fly ash" dan "superplastiziser" (SP).

Banyaknya "fly ash" yang dicampurkan adalah 10 persen dari semen. Dari campuran tersebut, ia membuat 5 beton cor untuk di uji kekuatannya. "Target kami beton ini bisa mencapai 70 Mpa," katanya.

Dua beton di tes pada umur tiga hari. Hasilnya lumayan baik yaitu 49 Mpa. Karena beton itu diujikan pada umur 3, 7, 21 sampai 28 hari.

Semakin lama umurnya maka kekuatan beton itu semakin bertambah sehingga 49 Mpa pada hari ketiga bila dikonversikan ketika hari ke-28 maka hasil uji bisa mencapai sekitar 70 Mpa.

Selain dari kekuatannya, efesiensi biaya inovasi ini juga patut di acungi jempol Menurut perhitungan mereka, biaya yang dibutuhkan per meter kubik sekitar Rp800 ribu.

Beton ampas batu bara ini juga meraih Juara I "Indocement Concrete Competition Award" 2008 di Jakarta, November 2008.(*)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Sumber : menuju site
Read More

Mantan Bupati Achmad Fauzi, Ajukan PK Atas Putusan Mahkamah Agung

10:46 AM | , , , , ,

Mantan Bupati Lumajang Drs. H. Achmad Fauzi yang diputus bersalah oleh Mahkamah Agung akhirnya mengajukan Peninjuan Kembali atas perkara yang dulu disidangkan di Pengadilan Negeri Lumajang. Di Pengadilan Negeri Lumajang, perkara yang menyangkut KSO Pasir Galian C Kabupaten Lumajang ini, mantan Bupati Lumajang dinyatakan bebas dan memutus perkara ini sebagai perkara Perdata.

Namun jaksa yang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terhadap putusan PN Lumajang ini,  kemudian berakhir dengan putusan MA yang memutus Mantan Bupati Lumajang dua periode ini bersalah divonis untuk menjalani pidana kurungan sesuai dengan tuntutan jaksa, yakni lima tahun penjara. Namun pengacara Achmad Fauzi, H. Syaiful Ma'arif SH, CN menyatakan ada kejanggalan dalam putusan Mahkamah Agung tersebut. Pasalnya, pihak Jaksa juga menyatakan kasasi terhadap perkara yang sama dengan terdakwa Setiyadi Laksono Halim, pemilik PT. Mutiara Halim, dan MA menolak permohonan banding tersebut.

"Saya kira hakim di Mahkamah Agung yang memutus perkara ini telah khilaf dalam mengambil keputusan. Karena perkaranya sama dengan Setiyadi Laksono Halim hanya persidangannya saja yang dipisahkan. Tapi kenapa Mahkamah Agung menolak banding dari jaksa yang mengadili perkara ini terhadap terdakwa Setiyadi Laksono Halim dan mengabulkan perkara Pak Fauzi padahal pokok perkaranya sama. Ini kan ada disparitas namanya. Dalam perkara yang sama tidak bisa ada dua keputusan yang berbeda. Ini sangat tidak adil namanya," kata Syaiful Maarif kepada sejumlah wartawan di Lumajang usai menghadiri persidangan di PN Lumajang, jumat (07/2) hari ini.

Dalam sidang pertama dengan agenda pemeriksaan ini, mantan Bupati Lumajang yang sudah berusia 74 tahun ini tidak bisa menghadiri persidangan karena sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit di Malang. Namun dalam persidangan berikutnya, menurut rencana mantan Bupati Lumajang itu akan hadir di persidangan.

Menurut Syamsul Maarif, setiap warga negara sama kedudukannya didepan hukum, dan sudah seharusnya mantan Bupati Lumajang Drs. H. Achmad Fauzi juga dibebaskan dalam perkara ini karena sebenarnya ketiga tersangka yakni Setiyadi Laksono Halim, dan Mantan Sekda Lumajang Endro Prapto Ariyadi pokok perkaranya sama. Jika yang satu diputus bebas sementara yang lain dihukum, maka menurut Syaiful Maarif sudah jelas ada kesalahan dalam pengambilan keputusan hukum, terutama terhadap kliennya Drs. H. Achmad Fauzi.

"Putusan ini sebagai sebagai bukti baru. Itu yang pertama, yang kedua di PN Lumajang kan sudah jelas masalah ini adalah masalah perdata dan klien kami dinyatakan bebas. Yang ketiga, Mahkamah Agung menolak banding dari jaksa atas terdakwa Setiyadi Laksono Halim. Lalu kenapa punya Pak Fauzi dikabulkan. Ini kan ada disparitas namanya. Perkaranya sama, pasal yang dikenakan juga sama, tapi kenapa putusannya berbeda. Bahkan satu hakim ada yang sama dalam persidangan perkara ini. Ini yang tadi kita sampaikan di PN Lumajang," kata Syaiful Maarif lagi.

Syaiful Maarif juga membawa keterangan ahli hukum yang dengan jelas mengatakan bahwa jika pokok perkara sama, pasal yang dituduhkan sama, maka sudah seharusnya putusannya juga sama. Namun dalam perkara yang menimpa mantan Bupati Lumajang Achmad Fauzi, justru ada dua putusan yang berbeda. Sumber : Warta Lumajang
Read More

KHOFIFAH Optimis Lolos Verifikasi PILGUB JATIM

2:45 PM | , , , , , ,

Bakal Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa optimis bisa lolos  verifikasi calon Gubernur Jawa Timur yang akan berakhir tanggal 16 Juni 2013 besok.

Hal itu diutarakan Khofifah saat membuka Harlah ke 67 Muslimat NU Pimpinan Cabang Sidoarjo di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.sabtu(15/6)
” Saya  optimis dan berpedoman pada hadis Qudsi yang diberikan Allah kepada nabi Muhammad secara langsung tanpa perantara malaikat , yang bunyinya Allah itu percaya dengan sangkaan Hambanya.” Ucap Khofifah

Masih ucap khofifah dirinya tak pernah gentar dan pantang mundur selangkahpun dalam Cawagub Jatim nanti, ” Look my face (lihat  wajah saya) , apakah ada tanda-tanda Cemas , kan tidak . Saya enjoy dan yakin lolos verifikasi Calon Gubernur ,”  imbuhnya dengan senyum yang khas.

Khofifah juga menuturkan , tim yang dimilikinya sudah bekerja semaksimal mungkin ” Tim saya yang mengurus semua persyaratan untuk verifikasi dan saya bagian melayani umat dan masyarakat, ”  tutur Khofifah yang merupakan Ketua Umum , Pengurus Pusat Muslimat NU ini.

Selain membuka acara Harlah Muslimat NU PC Sidoarjo yang ke 67 dan pertemuan ke 5 Hidmat NU dan IHM NU PAW Muslimat NU Jawa Timur , dalam sambutannya Khofifah juga memohon doa restu ke pada para kyai NU dan Muslimat NU yang hadir dalam acara tersebut.
Read More

Hasil Hitungan DESK PILKADA Lumajang

9:43 AM | , , , , ,



LumajangMetro - Hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Lumajang yang dilakukan Desk Pilkada Kabupaten Lumajang mencatat, pasangan incumbent Sjahrazad Masdar dan As'at Malik sebagai peraih suara terbanyak.

"Penghitungan ini bersifat sementara saja. Karena, penghitungan yang kemudian akan ditetapkan, tetap menjadi ranah KPU Kabupaten Lumajang," kata Ketua Desk Pilkada Kabupaten Lumajang Abdul Fatah Ismail di Kantor Pemkab Lumajang, Kamis (30/5/2013) siang.

Dari penghitungan yang dilakukan desk Pilkada di 1.872 TPS, hasilnya pasangan incumbent H. Sjahrazad Masdar - H. As'at Malik (SA'AT) mendapatkan suara sebanyak 35,39 persen, pasangan H. Agus Wicaksono - KH. Adnan Syarif (ARIF) memperoleh suara 24,57 persen, pasangan H. Ali Mudhori - H. Samsul Hadi (ASA) memperoleh suara sebanyak 33,65 persen dan pasangan Indah-Kafi memperoleh suara sebanyak 6,40 persen.

"Untuk jumlah suara kita tidak menyampaikan di sini, karena kami khawatir dinilai mengumumkan hasil perhitungan ini. Hasil perhitungan resmi nanti menjadi kewenangan KPU Lumajang melalui rapat pleno," ujar Asisten Tata Praja Kabupaten Lumajang Mashudi kepada deticom.

Ia menambahkan, sumber penghitungan yang dihimpun adalah melalui daftar rekapitulasi per TPS yang telah ditanda-tangani oleh KPPS (Kelompok Petugas Pemungutan Suara).

"Karena itu, sumber resmi ini valid dari setiap TPS atau real count. Data ini dilaporkan per Kecamatan dan dari Kecamatan disampaikan ke Sekretariat Desk Pilkada di Kantor Pemkab. Hasil ini dihimpun hingga pukul 22.00 WIB," bebernya.

Dari hasil penghimpunan suara, tambah Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Lumajang Hendro Agung, jumlah angka ketidakhadiran masyarakat ke TPS alias golput juga terdata cukup tinggi. Angka golput pada pilkada ini mencapai 29 persen.

"Jumlah ini mengalami peningkatan 1 persen dibandingkan pelaksanaan Pilkada Tahun 2008 lalu. Dimana, waktu itu angka ketidakhadiran masyarakat ke TPS atau golput mencapai 28 persen," jelas Hendro Agung.

Dengan adanya hasil sementara dari desk Pilkada, Abdul Fatah Ismail meminta masyarakat bersabar untuk menunggu hasil penghitungan akhir oleh KPU Lumajang. (curian)
Read More

Pilkada Unik di Lumajang

9:29 AM | , , , , ,

Lumajang – Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Lumajang yang digelar rabu 29 mei 2013 lalu, menyisakan cerita menarik dari beberapa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ) dalam menarik minat masyarakat, agar datang ke Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) untuk menyalurkan hak pilihnya.

Salah satunya di TPS 1 Kelurahan Ditrotrunan Kecamatan Lumajang, semua Petugas Pemungutan Suara ( PPS ) di TPS 1 tersebut diwajibkan menggunakan baju ala lumajangan, seperti yang disampaikan Ketua KPPS TPS 1 Kelurahan Ditotrunan Kecamatan Lumajang, Yekti Prayogo mengatakan dirinya sengaja menggunakan kostum lumajangan, karena bangga sebagai warga lumajang dan ingin terus mengembangkan budaya lumajangan.

Sementara itu sebagai pelayan masyarakat menurutnya harus memberikan contoh yang baik dan menghibur tetapi tetap serius, dengan cara yang elegan seperti penggunaan kostum lumajangan tersebut masyarakat akan semakin antusias.

    “ Kita memakai kostum lumajangan, kita kan menonjolkan lumajangnya karena saya orang lumajang, pemilih itu kan seneng melihat kita, tetapi kita melayani masyarakat itu tidak bercanda tetap serius, “ ungkap Yekti Prayogo 

Dia menambahkan di TPS nya juga ada door prise atau hadiah untuk para pemilih, hal ini dilakukan sebagai penarik dan penyemangat bagi masyarakat agar tidak golput, hadiah yang disediakan diantaranya payung dan dispenser, hadiah tersebut dibagikan ketika usai penghitungan.

    “ Untuk hadiah ini memberikan masyarakat semangat agar nggak golput, jadi kalau kita ngomong –ngomong orang – orang itu seneng, tapi kita tidak boleh pakai seponsor, “ tambah Yekti Prayogo
Read More

PNPM Anti POLITIK

9:20 AM |

SumbersukoNews. Selain terbebas dari penyimpangan, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tidak boleh ditunggangi atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik partai tertentu. Hal ini ditegaskan dalam butir-butir deklarasi penguatan tata kelola dan anti-korupsi dalam pelaksanaan PNPM Mandiri yang dicanangkan di Natar, Lampung Selatan, Kamis (16/5/2013).

"Fasilitator, kader, dan pengelola PNPM tidak boleh terlibat kepentingan politik meskipun di dalamnya mau tidak mau mungkin juga melibatkan orang-orang politik," ujar Ketua Pokja Pengendali PNPM dan juga Deputi Menko Kesra Sujana Royat.

Menurut dia, PNPM merupakan program yang sangat strategis dalam rangka pengentasan kemiskinan. Dananya per tahun mencapai setidaknya Rp 10 triliun. "Peserta program ini mencapai 88,6 juta sejak digulirkan 2007. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan seluruh penduduk Malaysia," tuturnya.

Mengingat potensinya yang besar, Sujana mewanti-wanti para pemangku kepentingan (stakeholder) PNPM agar steril dari kepentingan politik dan golongan. Selain dugaan korupsi, disetopnya sementara dana PNPM di Maluku Utara, misalnya, dilakukan akibat terkooptasinya stakeholder PNPM di daerah ini oleh kepentingan salah satu calon kepala daerah dalam pilkada.

Koordinator PNPM Mandiri Perdesaan Wilayah Lampung Amir Mahmud Hasan mengakui, godaan dan tekanan dari parpol di Lampung sangatlah besar saat ini, menjelang pilgub Lampung. "Hampir setiap hari ponsel saya krang-kring. Tiap malam krang-kring (bunyi) yang isinya menawarkan itu (politik). Tetapi, saya tegas nyatakan orang PNPM tidak boleh terlibat politik. Kita harus menjaga kepercayaan masyarakat," tuturnya.

Benedicta R. Kirana, konsultan komunikasi PNPM Support Facility-Bank Dunia, terkejut ketika berkunjung ke Pringsewu, Lampung, dan mendapati sebuah baliho kandidat Calon Gubernur Lampung yang mendompleng nama PNPM. Di dalam baliho itu dituliskan berbagai keberhasilan program yang didorong si kandidat, salah satunya PNPM.

"Terus terang, aku malah tidak familiar dengan orang di baliho itu. Padahal, semestinya PNPM itu tidak bisa diklaim keberhasilan orang per orang, karena ini program nasional," ujar dia.
Read More

Kampanye ARIF di Lumajang

11:21 PM | , , , , , , , , , ,


Majunya Agus Wicaksono dalam Pilkada Lumajang dari PDI Perjuangan. Ternyata, tak lepas dari surat tugas dari ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, karena dianggap bisa membawa perubahan Masyarakat Lumajang lebih sejahtera dan bermartabahat.

Ketua DPD PDI_Perjuangan Jatim, Sirmadji mengaku, majunya Agus Wicaksono adalah tugas dari partai seperti halnya Jokowi di Pilgub Di Jakarta. Karena perjuangan Agus Wicaksono di DPRD Lumajang dalam melakukan kontrol, pengawasan, Budjeting dan legislasi mementingkan kepentingan rakyat.

"Jadi ini tugas partai dan Mas Agus Wicaksono dipercaya dengan didampaingi tokoh agama yang pengabdiannya tidak perlu diragukan lagi yakni KH. Adnan Syarif," jelasnya.

Hal yang sama diakui oleh Agus Wicaksono, dirinya tidak menyangka mendapat tugas dari partai seperti Jokowi. Yang berbeda hanya Jokowi dari wakikota ke Gubernur, dirinya dari Ketua DPRD ke Calon Bupati Lumajang."Ini Amanah dan kepercayaan partai dan masyarakat di Lumajang. Ini sebuah tugas yang harus kami lakukan untuk Lumajang lebih sejahtera dan bermartabat," ungkapnya.
Read More

Kampaye SA'AT Lumajang

11:11 PM | , , , , , , , ,

Pasangan calon bupati - wakil bupati Lumajanga Sjahrazad Masdar - As'at (SAAT) melakukan kampanye akbar di Lapangan GOR Wira Bhakti Lumajang, Kamis (23/5/2013). Kampanye akbar ini menandai kampanye dalam rapat terbuka yang dimiliki oleh pasangan itu.

Setiap pasangan calon bupati dan wakil bupati Lumajang mendapat tiga kali kampanye dalam bentuk rapat terbuka. Kali ini giliran pasangan SAAT melakukan rapat terbuka setelah sebelumnya pasangan Ali Mudhori - Samsul Hadi juga melakukan kampanye akbar di tempat yang sama.
Pasangan SAAT dihadiri juru kampanye Taufik Hidayat, caleg DPR RI PAN daerah pemilihan Jember - Lumajang. Kampanye itu dihadiri ribuan simaptisan pasangan itu.

Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan SAAT Faisol Salim mengatakan, pasangan SAAT menggunakan jatah kampanye terbuka yang diberikan oleh KPU.

"Tiga kali kesempatan kami pakai semua, lainnya bentuk dialog dengan sejumlah elemen," ujar Salim.

Kampanye dalam bentuk rapat terbuka tim ini dilakukan di Lapangan Ranupakis Kecamatan Klakah, lalu di Lapangan Panggung Lombok Kecamatan Candipuro dan terakhir di Lapangan GOR Wira Bhakti.

Kampanye tatap muka di hari terakhir dilakukan oleh pasangan Agus Wicaksono - M Adnan Syarif, Jumat (24/5/2013).

Sementara pasangan Indah Pakarti - Abdul Kafi (Indah-Kafi) menggelar kampanye terbuka dalam bentuk berkeliling membawa badut dan pengeras
suara, Selasa (21/5/2013). Tim pemenangan pasangan itu melakukan kampanye keliling di sejumlah kecamatan di Lumajang.

Pilkada Lumajang digelar Rabu (29/5/2013). Ada empat pasangan bertanding yakni pasangan incumbent Sjahrazad Masdar - As'at (SAAT), Agus Wicaksono - M Adnan Syarif (A-Rif), Ali Mudhori - Samsul Hadi (ASA) dan Indah Pakarti - Abdul Kafi (Indah-Kafi). SumbersukoNews/ari

Read More